Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
3.29.2013

Risalah Cinta Dan Pohon Masa Depan Di Halaman Sekolah


Di halaman sekolah, sebatang pohon tumbuh
Bercabang impian, berdaun bintang-bintang
Di setiap Senin pagi, ketika berupacara bendera
anak-anak memandang pohon itu sambil
menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Indonesia Raya merdeka! Merdeka!
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka! Merdeka!
Hiduplah Indonesia Raya

Ada anak menyanyikan lagu itu seperti tak merdeka. Dari kepalanya berhamburan impian-impian seperti gelembung udara yang terbang dan kemudian pecah di udara terbuka.

Di dalam kelas, bapak guru selalu berkat kepada mereka, "Ayo, tanamlah  olehmu Pohon Masa Depan!"
Ibu guru selalu bilang, "Ayolah, tanam Pohon Kemerdekaan. Biar bercecabang jadi ceritadi halaman masa depan. Biar suatu sat kamu bisa bersandar di keteduhan dan kekukuhan cabang-cabangnya, biar suatu saat kamu lihat burung-burung dan kupu-kupu membikin rumah dalam cinta dan bahagiamu."

"Pohon apa, Bu?"
"Pohon Masa Depan."
"Pohon Masa Depan?"
"Ya, Pohon Masa Depan. Pohon Kemerdekaan."

Aneh, mereka belum pernah dengar nama pohon itu. Lalu, mereka cari nama itu di dalam buku, di dalam kamus, di perpustakaan. Tetapi, mereka atak pernah menemukan nama pohon itu.

"Bu Guru, Pak Guru! Seluruh buku telah kubaca, seluruh perpustakaan telah kudatangi, tetapi kami tak menemukan nama pohon itu." Lalu pak guru dan bu guru memandang mereka seperti gugusan hujan, seperti memandang bukit-bukit nun jauh di desa-desa.
"Carilah terus! Sampai kamu temukan pohon itu, maka belajarlah dan siapkanlah bagaimana cara mengolah tanah, bagaimana caranya mencintai kehidupan."

 Anak-anak itupun akhirnya kembali memasuki perpustakaan-perpustakaan. Mereka buka lagi buku-buku dengan melihat bab-bab dan rumus-rumusilmu pengetahuan.

Demikianlah setiap hari mereka baca halaman masa depan. Mereka menuliskannya dan menghafalkan huruf-huruf baru. Lalu mereka saksikan ilmu pengetahuan tumbuh bercecabang dari satu buku ke buku lain, dari satu pohon ke pohon yang lain.Bunga-bunga mekar dalam tatapan matahari bermetamorfosis dan berfotosintesis dalam pikiran mereka. Kupu-kupu dan burung-burung hinggap membikin sarang di dalam hati mereka. Pohon-pohon muda tumbuh menjalin masa depan dengan kesuburan humus yang mereka ciptakan.

Setiap hari, di sekolah, mereka jadi pemimpi yang mengharapkan pohonnya masing-masing. Diantara mereka ada yang bertanam pohon-pohon kecil, pohon-pohon besar, berbuah dan tak berbuah. Ada juga yang suka pada bunga. Ada juga lelaki malas yang hanya menanam pohon dengan mengharap pada cuaca. Ada perempuan genit yang hanya menyukai bunga dan berharap suetu hari jadi artis.

"Aku ingin menanam pohon yang dari cabang-cabangnya berjatuhan tetesan getah!" kata seseorang.
"Aku ingin menanam pohon yang dari daun-daunnya menguap bau surga."
"Aku ingin menanam pohon yang tangkai-tangkainya dipenuhi buah."

"Ah, kalau aku, sih, suka bunga. Jadi, kutanam saja bunga, biar dunia ini tetap cantik."
"Aku ingin ...."
"Sudahlah! Ayo, tanam olehmu pohon apa saja!"

Mereka olah tanah bumi sambil bernyanyi, “Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, menanam pohon di kebun kita.”
Mereka olah tanah bumidengan gembira, “Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, menanam pohon di kebun kita.”
Mereka olah tanah bumi dengan berharap panen di suatu saat, “Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, menanam pohon di kebun kita.”

Lalu, mereka siapkan doa, mereka siapkan gembur tanah dan aliran air, udara dan cuaca.

Di awal musim, tangkai-tangkai daun tumbuh di dalam pikiran mereka. Bunga-bunga mekar. Di halaman-halaman buku yang mereka baca, mereka selalu temukan satu bunga dan satu daun. Dan pada malam hari, ketika mereka buka halaman-halaman baru, mereka lihat bunga-bunga tumbuh dan hidup pada setiap kalimat dan paragraf. Jadi ladang dan kebun yang luas.

Bertahun-tahun mereka tanam pohon itu dalam hati dan pikiran mereka. Di kelas yang sunyi dan gaduh, di kelas yang bersih dan kotor. Lalu, kita lihat mereka menjadi penanam dan penumbuh yang baik. 

Suatu hari, di dalam kelas seorang anak berkat, “Pak Guru, Bu Guru! Saya ingin menciptakan pohon baru. Pohon yang tidak dipunyai oleh siapapun!”
Ibu dan bapak guru itu menjawab, “Ciptalah pohon itu! Ayo, lakukanlah!”
Tetapi, diantara bapak dan ibu guru itu menjawab, “Jangan! Kau hanya boleh menanam pohon sesuai dengan petunjuk buku.”
“Kenapa?”
“Ya, harus begitu!”

Tetapi, anak itu memiliki impian yang keras kepala. Malam selalu membawa ia pada luas langit dan hamparan bumi di negeri-negeri jauh. Dalam mimpinya itu ia lihat pohon-pohon yang tak pernah dilihat. Ia temukan bunga-bunga yang tak pernah ditemukan di negerinya sendiri.

“Pak Guru, Bu Guru! Aku ingin menciptakan pohon baru!”
“Tidak boleh! Kamu jangan menjadi pembangkang.”
“Tetapi, aku hanya ingin pohon yang ada dalam mimpiku.”
“Tidak boleh! Kamu hanya boleh menanam pohon yang benihnya telah kami siapkan.”
“Tetapi, aku ingin ….”
“Heh, Pembangkang!” Guru itu kemudian menggebrak meja.
“Aku telah tiga puluh dua tahun mengajar. Kamu mau jadi jagoan, mau merasa sok pintar? Keluar kamu! Keluar!”
Anak itu pun keluar.

Bertahun-tahun, anak yang menginginkan pohon itu menjadi pemurung. Ia merindukan pohon impiannya. Ia merasa bahwa dirinya bersama seluruh pohon impiannya tak pernah tumbuh. Tak pernah diberi kesempatan untukmekar dan berbuah. Ketika ditanya apa cita-citanya, ia kemudian menjawab, “Aku ingin menjadi demonstran.”

Ketika keluar sekolah dan tak melihat pohon impiannya, ia tebas semua hutan yang bisa ditebas, ia bakar seluruh pohon yang bisa dibakar. Ia hancurkan apa yang bisa dihancurkan. Di kota-kota, ia tumbuhkan api dan mencipta kerusuhan. Ia runtuhkan gedung dengan lemparan batu dan mesiu. Ia kenang pohon impiannya yang hilang. Ia kenang kesuburan tanah dan hijau daun dalam hatinya. Dan dalam pohon-pohon tumbang, dalam reruntuhan kota, ia tulis graffiti :

“Aku kini memimpikan pohon yang tumbuh dari api!”

-Yusuf Gigan

Tak Sempurna : SEMBILAN KEBOHONGAN YANG DIKATAKAN GURU DI SEKOLAH DAN KENYATAANNYA






"Something has gone very wrong with our school"
 -Hiroshi Yoshimoto
SEMBILAN KEBOHONGAN YANG DIKATAKAN GURU DI SEKOLAH DAN KENYATAANNYA

  1. Kami di sini untuk membantumu memahami pelajaran. Kenyataannya : Kami disini untuk memaksamu menghapalkan pelajaran. Jika kamu tidak bisa, kami akan menghukum mu atau tidak meluluskan mu dalam ujian.
  2. Kami akan punya banyak waktu untuk sampai ke kelasmu sebelum bel berbunyi. Kenyataannya : Pelajaran-pelajaran disampaikan dengan waktu yang tak pernah mencukupi. Beberapa guru memaksa kami untuk mengurangi waktu istirahat dan kami tak punya pilihan lain. Guru selanjutnya tak mau mengerti bahwa waktu istirahat kami berkurang karna dipotong jam pelajaran sebelumnya, kami harus tetap masuk kelas berikutnya tepat pada waktunya.
  3. Seragam sekolah dimaksudkan untuk menghindari diskriminasi. Kenyataannya : Kami tetap terdiskriminasi. Murid-murid masih bisa dibedakan berdasarkan kelas sosialnya masing-masing. Mungkin kami memakai seragam yang sama, tetapi kami tetap bisa berlomba-lomba untuk terlihat menjadi yang paling kaya atau yang paling miskin melalui sepatu, handphone, atau lainnya. Bahkan sepeda motor dan mobil-mobil.
  4. Kalian harus menguasai semua pelajaran, itu penting untuk masa depan. Kenyataannya : Hampir tidak ada guru  yang menguasai semua pelajaran, kan? Kalau tidak percaya, tanyalah guru geografi? Kecil kemungkinan dia menguasai Matematika atau Fisika. Ajak guru Sejarah mengikuti tes olahraga, nilainya belum tentu sebaik temanmu yang jago olahraga tetapi buruk nilai pelajaran Sejarahnya. Di dunia nyata, tak ada satupun pekerjaan yang membutuhkan semua kemampuan, semua nilai baik dalam semua pelajaran! Di dunia kerja : Jika kamu mengetahui semuanya, itu sama artinya dengan kamu tak menguasai semuanya. Setiap orang memiliki kecerdasannya masing-masing unik dan berbeda, sekolah berusaha menyeragamkannya sambil menganggap yang cerdas hanya mereka yang pandai menghapal.
  5. Merokok tidak baik untuk kesehatan dan tidak diperbolehkan di sekolah. Kenyataannya : Guru olahraga merokok di kantin dan memesan kopi hitam pada penjaga nya. Kepala sekolah merokok di ruangannya sendiri. Kami merokok sembunyi-sembunyi, di mana saja, termasuk di toilet sekolah.
  6. Kalian adalah angkatan terburuk sepanjang sekolah ini berdiri. Kenyataannya : Kalimat itu di ucapkan hampir setiap tahun pada semua angkatan. Tidak ada angkatan yang baik di antara kami.
  7. Lebih dari kalian, guru-guru berharap agar kalian sukses dalam ujian nasional. Kenyataannya : Mereka takut di tegur kepala sekolah atau kementrian pendidikan jika salah satu di antara kami tak lulus ujian. Mereka akan dianggap tak becus mengajar.
  8. Guru BK selalu ada untuk mendengarkan. Kenyataannya : Mereka ingin didengarkan. Jika dipanggil keruangannya, mereka akan memarahi kita dan berteriak : "Dengarkan Saya!"
  9. Kami tidak membutuhkan uang kalian. Kenyataannya : Setiap kali membangun ruangan baru, uang gedung akan dibebankan pada SPP bulanan kami. LKS dijual setiap semester dan kami wajib membelinya. Buku-buku teks pelajaran di tentukan agar "seragam", karena membelinya langsung dari guru lebih baik karena akan mendapatkan diskon 25% dan namanya akan di catat di list khusus yang entah berfungsi untuk apa.
 Dan mungkin lebih banyak lagi yang lainnya...

"Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan dewa dan selalu benar. Dan murid bukan kerbau"

-See Hok Gie [1942-1969]

Sumber : Tak Sempurna
2.09.2013

Cara meningkatkan traffic dan popularity Blog

Sebuah filosofi mengatakan "Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)" , inilah yang akan kita buktikan....apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?...
Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar...,bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:
-web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.
-Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.

Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu ,maka kita akan memakai persamaan t=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.

Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan Kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.

Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

1-Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dan juga diberi berjudul : t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami

2-Selanjutnya Copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 4 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar

3-Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting saya (disini-1) menggantikan alamat url rekan saya (disini-2).
-untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini.

4-Lalu isi alamat url posting anda pada pada disini-1 tadi. Jadi anda melakukan publish (terbitkan) 2 kali, setelah posting ini selesai anda buat lalu di terbitkan, dan lalu anda klik pada title (judul) posting untuk mengambbil/meng-copy alamat url posting anda dari address bar browser anda, lalu anda edit lagi posting tadi dan masukan pada link disini-1 itu.

Berikut tulisan "KALIMAT SAKTI" yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas)

"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...?...
Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...!..Klik disini-1 dan disini-2"
-Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meng-klik link disini-1 akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya...dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu...

5-Di bawah ini ada 2 link :link anda (link web saya sekarang) dan link saya (link web rekan saya sekarang) . Maka ganti (alamatnya) "link anda" dengan "link url web anda" dan "link saya dengan link url web saya" (link rekan saya di hapus).
link anda
link saya

6-Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.


Apa itu t=v1+t2...?
t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari
v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari
v2: Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.

Traffic:
Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet...BUKTIKAN

Popularity:
Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari....

Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting...?
...hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus....

Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya "menghilangkan semua link asal" lalu di isi dengan web/blog kita sendiri...? ....Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikanKejujuran adalah strategi/politik terbaik.....Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu...